4 Alasan Pentingnya Pembukuan Untuk Bisnis Kecil

4 Alasan Pentingnya Pembukuan Untuk Bisnis Kecil

Category : Book Keeping

Pembukuan adalah sebuah proses yang  mengacu pada kegiatan pengorganisasian, penyimpanan dokumen keuangan dan akuntansi bisnis, termasuk buku besar, jurnal, laporan keuangan, catatan pajak penghasilan, dan banyak lagi.

Pembukuan tidak hanya cukup ditekankan ketika perusahaan telah berskala besar, namun juga perlu diterapkan pada perusahaan ketika masih berskala kecil agar tidak terseret oleh kegagalan untuk mengetahui masalah keuangan dengan tepat dan terhindar dari kesalahan penghitungan pajak yang harus dibayarkan.

Dengan adanya pembukuan yang baik sejak awal bisnis, maka  sebuah bisnis kecil yang sedang berkembang akan mengetahui dan memiliki kekuatan finansial secara sehat. Di bawah ini ada beberapa alasan kenapa pembukuan penting untuk kesuksesan dan perkembangan bisnis kecil.

Menghindarkan Kesalahan Pelaporan Pajak

Pada tahun 2017, Ditjen pajak mencatat sebanyak 19.000 lebih perusahaan tersangkut masalah pelaporan pajak yang tidak sesuai dengan pendapatan resmi yang telah diterima oleh perusahaan tersebut. Dari total jumlah perusahaan yang bermasalah dengan pelaporan pajaknya tersebut, Ditjen pajak mengklaim bahwa 76% kesalahan pelaporan dilakukan oleh bisnis dengan skala kecil dan menengah. Mengapa hal ini bisa terjadi? Kemungkinan terbesar karena proses pembukuan yang tidak baik sejak awal bisnis sehingga tidak memiliki data yang akurat tentang pendapatan dan pengeluaran selama bisnis berjalan. Untuk menghindari hal tersebut, sangat penting bagi pelaku usaha memiliki catatan pembukuan yang baik.

Menghindari Risiko Audit

Karena pelaku bisnis kecil wiraswasta adalah yang paling berisiko untuk menerima audit, maka pembukuan yang tepat menjadi lebih penting dari sebelumnya. Semakin akurat dan terbarukan buku perusahaan, semakin cepat para auditor dapat beralih dari kasus usaha Kita, sehingga menyisakan sedikit waktu untuk khawatir, dan lebih banyak waktu untuk benar-benar mengembangkan usaha.

Sekarang ini hampir tidak mungkin menghindar dari incaran para auditor tukang pajak karena “nomor peserta wajib pajak” (NPWP) telah menjadi persaratan untuk mengurus surat-surat yang kita perlukan baik di kelurahan, kecamatan atau instansi pemerintah lainnya (terutama untuk mengurus izin usaha).

Meningkatkan Analisis Keuangan & Manajemen

Kita semua tahu bahwa manajemen arus kas (cashflow) bukanlah tugas yang mudah. Pembukuan yang tepat memungkinkan kita untuk menganalisis dan mengelola arus kas sehingga dapat melihat gambaran yang lebih tepat tentang situasi keuangan usaha. Pembukuan yang tepat juga membantu untuk membayar faktur (utang gitu lho !) kepada vendor (bhs lain dari supplier) secara tepat waktu. Selain itu, melalui pembukuan yang baik, kita  akan selalu tahu persis di mana uang habis dibelanjakan.

Mendapatkan Potensi Pengurangan Pajak

Pembukuan yang lambat dan tidak konsisten dapat dengan mudah menyebabkan hilangnya potensi pengurangan pajak yang sah. Auditor dapat melarang pemotongan pajak berdasarkan dokumen yang hilang, yang mungkin belum dicatat dalam pembukuan sehingga mempersulit pelacakan. Kita harus menyimpan kuitansi dan faktur setidaknya selama 5 tahun. Jika tidak, auditor pajak memiliki hak untuk menolak pemotongan yang diajukan. Dari sinilah sebuah pembukuan dianggap penting untuk merekam semua pemasukan dan pengeluaran sehingga mempermudah pelacakan terhadap bukti transaksi dan nominal pengurangan pajak yang mungkin dapat diterima perusahaan.

Sebagai pemilik bisnis tentu tidak ingin waktu yang berharga hilang karena masalah catatan keuangan yang kurang lengkap dan menerima surat pemberitahuan dari Ditjen pajak yang menyatakan bahwa harus menjalani audit (kena deh !).  Efisienkan waktu dengan merekam semua transaksi (pemasukan dan pengeluaran) usaha/bisnis secara langsung  . . . Siap untuk lebih sukses dalam  bisnis ?.

Disadur dari :  (Sebagaimana yg dikatakan  mbak Ani Rahmani)


Leave a Reply